Rabu, 14 Januari 2009

2009, Skutik Semakin 'Nge-Tren'


Otomotif
12/01/2009 - 15:59

2009, Skutik Semakin 'Nge-Tren'


Augusta B Sirait




INILAH.COM, Jakarta - Pasar skutik (skuter matic) di Indonesia terus tumbuh signifikan. Bahkan di 2009, bakal sejajar dengan pasar sepeda motor bebek. Khususnya melalui kontribusi big-three ATPM sepeda motor, Honda, Suzuki, dan Yamaha.

Nyaris semua ATPM sudah melemparkan produk skutik-nya di pasaran Tanah Air. Pangsa pasar produk ini yang terus berkembang pesat menjadi pemicunya. Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) pun terus menggerojok pasar dengan produk-produk berinovasi.

PT Indomobil Niaga International (INI) selaku ATPM Suzuki misalnya, memajang skutik sport konsep Suzuki SD-01 dan SD-02 di ajang Jakarta Motorcycle Show (JMS) 2008. PT INI bahkan berencana memproduksi masal skutik futuristik ini di 2009.

“Ya, kami akan memasarkannya di Indonesia. Mudah-mudahan 2009 jika tidak ada halangan. Kami melihat pasar skutik sangat potensial karena banyak orang ingin praktis dan lebih gaya,“ ujar 2W Marketing Manager INI Eddy Darmawan, kepada INILAH.COM, baru-baru ini di Jakarta.

Suzuki SD-01 dan SD-02 adalah skutik masa depan Suzuki yang futuristik dan stylish. Skutik ini sudah dilengkapi Personal Data Asistant (PDA) plus teknologi wireless agar bisa singkron dengan ponsel atau MP2 Player. Selain itu, skutik ini dilengkapi juga dengan leg-shield mounted speaker, global positioning system (GPS), dan phosphorescent handle grip.

Eddy menambahkan, dalam tiga tahun terakhir penjualan Spin dan Skywave meningkat. “Di 2005 kontribusi skutik di Suzuki adalah 8%. Tahun berikutnya meningkat 12%, 2006 naik 12%, dan 2007 naik 18%. Tahun ini bahkan meningkat lebih dari 25% dari total penjualan tahun ini 800 ribu. Kami ingin lebih fokus di pasar skutik di 2009,” tandasnya.

Bagaimana dengan Honda? General Manager Pemasaran AHM Sigit Kumala memperkirakan pasar skutik di Indonesia bisa mencapai sekitar 25% dari total penjualan sepeda motor di dalam negeri.

“Infrastruktur jalan yang semakin baik dan menguatnya daya beli, serta pemakaian sepeda motor yang meluas menyebabkan permintaan skutik terus tumbuh, terutama di kota-kota besar,” tambahnya.

Sigit memprediksikan, tahun ini pangsa pasar skutik di Indonesia akan berkembang mencapai 35%. “Saya rasa skutik akan terus meningkat dalam beberapa tahun mendatang, tapi tergantung juga permintaan konsumen. Tapi kalau untuk menyamai bebek, seperti 2008 ini mencapai 65%, rasanya untuk 2009 belum,” tambahnya.

Ia juga menambahkan, pasar skutik tertinggi di kawasan Asia Tenggara (ASEAN) hanya mencapai rata-rata 40%. “Ada yang pernah mencapai 37%, kemudian turun lagi. Kalau untuk tahun ini pasar skutik di Indonesia saya kira akan mencapai 35% saja,” tambahnya.

Semakin santer kabar bahwa AHM akan menambah jajaran skutiknya yakni Air Blade yang sudah menjadi primadona di negeri gajah putih Thailand sejak diluncurkan April lalu.

Airblade yang menggendong mesin 110cc ini didesain oleh Kaoru Hayashi. Skutik ini merupakan paling canggih di kelasnya. Airblade memiliki fitur bulit-in cooling system dan parking brake system.

Di sebuah situs perusahaan pembiayaan (multifinance) lokal tanah air, Airblade dijual CBU dari Thailand dengan harga Rp 28,5 juta. Namun, AHM masih enggan berkomentar apakah Airblade akan dipasarkan di Indonesia tahun ini dan bakal menjadi adik dari Vario dan Beat.

Merujuk pada data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), Honda menguasai 32,5% pangsa pasar skutik tahun lalu, sedangkan Yamaha lewat Mio, Mio Soul dan Nouvo meraup 59,9% pasar skutik.

Sementara itu, beredar rumor bahwa PT Yamaha Motor Kencana Indonesia (YMKI) akan meluncurkan Mio ZR tahun depan. Beberapa pekan lalu, Yamaha Motor Thailand meluncurkan generasi terbaru Mio dengan nama Mio ZR.

Modelnya memang agak berbeda dari New Mio yang baru diluncurkan pertengahan 2008. Tampilannya boleh dibilang merupakan gabungan antara Mio Soul dengan Nouvo Z yang juga pernah dipasarkan di Indonesia. Model headlight dirancang terpisah seperti Nouvo Z. Sementara bodi atau tebeng depan cembung layaknya Mio Soul.

Selain itu, kesamaan lain adalah desain spidometer yang sama dipakai pada Mio Soul. Lainnya, bentuk bagasi serbaguna (kotak penyimpanan) depan serta kunci magnet yang belum ada di New Mio namun sudah tersedia di Mio Soul.

Keseriusan ATPM untuk menggeber pasar di kelas skutik juga dilakukan dengan memunculkan brand ambasador masing-masing merek. Honda menebar pesona dengan Agnes Monica-Daniel Mananta untuk Vario dan Indonesian Idol 2008 untuk Honda Beat.

Suzuki pun tak mau kalah dengan mengusung band papan atas Tanah Air, Ungu menjadi duta iklan Spin dan Sky Wave. Yamaha masih memilih Tessa Kaunang karena Mio identik dengan skutik untuk wanita.

Tampaknya tahun ini pasar motor skutik bakal bertambah marak. Dengan berbagai cara, ATPM jor-joran melakukan promo guna mengangkat penjualan. Namun tampaknya masih sulit menggeser posisi sepeda motor bebek yang sudah ada lebih dulu. [E1]

Tidak ada komentar:

Mengenai Saya

Foto saya
unperfect man who is still searching for a word success. I use this blog to learn and to discover the real world