Senin, 20 April 2009

Yaris One Groovy Day







Acara One Groovy Day (OGD) bersama Toyota yaris yang digelar PT Toyota Astra Motor (TAM) Kamis (16/4) di Jakarta benar-benar memberikan sensasi jiwa muda yang dinamis serta penuh dengan kebersamaan dan keceriaan.

Acara tes drive unik yang digelar oleh TAM sejak pagi hari dengan mengambil start di Parkir Timur Senayan itu sengaja dibuat agar para peserta (wartawan) penasaran.

“Rutenya? Nanti kan ada clue(petunjuk)-nya. Yang jelas groovy banget deh,” ujar Marketing Public Relation PT TAM Rouli Sijabat.

Saat pembagian tim, INILAH.COM berada di tim Yaris 3 bersama rekan-rekan dari tabloid Otomotif dan majalah Hai. Sebanyak 10 unit mobil New Yaris disiapkan oleh panitia dan setiap mobilnya diisi rata-rata 3-4 jurnalis. Setiap tim diberikan kamera digital dan sebuah breifcase yang berisi satu unit ponsel, alat pengukur tekanan ban, sejumlah uang di dalam amplop, voucher belanja bistro NanoNine House, dua lembar kertas kosong, sebuah pulpen, dan peta lokasi-lokasi pemberhentian yang tidak dicantumkan alamatnya.

Setelah OGD dibuka oleh Direktur Pemasaran Toyota Astra Motor (TAM) Joko Trisanyoto dan briefing singkat mengenai peraturan dan cara bermain OGD oleh pihak panita, sekitar 40 jurnalis dari berbagai media masa langsung digiring menuju area Slalom Track. Sekitar 10 menit, para jurnalis menikmati aksi slalom oleh dua peslalom tim TTI (Toyota Team Indonesia) menggunakan New Toyota Yaris.

Usai menikmati Slalom, para jurnalis kemudian diberi kesempatan untuk melewati berbagai cone yang disediakan oleh panitia di Slalom Track untuk merasakan radius putar New Yaris sekitar 4,5 meter tersebut di berbagai tikungan dan pastinya jiwa kawula muda yang penuh dengan tantangan.

Para jurnalis kemudian diajak untuk mengeksplor jati diri mereka dengan mengambil gambar New Yaris di sekitar area Senayan. Kesepuluh unit New Yaris kontan berhamburan ke sekitar Senayan untuk mengambil posisi terbaik, background terbaik, dan tentu saja pose yang groovy abis demi sebuah kamera digital yang dijanjikan panitia untuk hasil jepretan terbaik.

“Disini saja, ya.. Backgroundnya lebih menarik karena New Yaris kan memang dibuat untuk kaum muda di perkotaan,” ujar jurnalis tabloid Otomotif, Rio, sambil menunjuk gedung-gedung di kawasan Sudirman, Jakarta.

Usai menyerahkan hasil jepretan kepada pihak panitia, para peserta kemudian memasukkan compact disc (CD) OGD ke sistem Audio yang ada di dashboard New Yaris untuk mendapatkan petunjuk pemberhentian pertama.

Petunjuk dari CD tersebut kemudian membawa kami menuju stasiun pemberhentian bahan bakar umum (SPBU) di bilangan Kuningan, Jakarta.

Dengan melewati rute Senayan-Sudirman-Casablanca-Kuningan sambil mendengarkan lagu hit Yovie and Nuno berjudul Belahan Jiwa yang sering diputar di berbagai radio di tanah air, kebisingan suara klakson dan mesin-mesin mobil pun tidak terdengar di dalam kabin New Yaris berwarna silver.

New yaris yang hanya mendapatkan bahan bakar setengah kapasitas tangki kemudian diisi dengan Bio Pertamax sampai penuh dengan menggunakan uang yang ada di dalam amplop.

New Yaris juga dapat diisi dengan bahan bakar Bio-Ethanol (E20) ini sehingga ramah lingkungan dan irit. Usai mengisi bahan bakar, New yaris kemudian dicek tekanan bannya menggunakan alat pengukur tekanan ban. Ketika keempat ban menunjukkan tekanan sekitar 35-38 psi, kami kemudian meluncur ke bilangan Tebet untuk berbelanja pakaian di Nanonine House.

Usai mendengarkan lagu hit Anggun berjudul Crazy, kami pun langsung masuk ke dalam Nanonine House untuk berbelanja pakaian menggunakan voucher yang sudah disediakan.

Beberapa model kemudian membantu untuk mendandani alias makeover tim Yaris 3.

Sambil memilih baju yang cocok serta aksesoris yang gaul dan groovy kami pun bercanda ria bersama tim Yaris lainnya yang sudah ada di dalam bistro tersebut.

Di Nanonine House, jiwa anak muda yang selalu ingin tampil fashionable dan up to date jadi kunci mendapatkan poin meraih kemenangan. Usai diabadikan oleh tim panita dengan pakaian kami yang Groovy, kami pun kembali ke sibuknya jalanan ibukota menuju pemberhentian selanjutnya.

INILAH.COM, Jakarta - Usai berbelanja dan bergaya di bistro Nanonine House di bilangan Tebet, kami kemudian kembali menyetel CD clue untuk menuju pemberhentian selanjutnya.

Suara pembaca acara (MC) wanita mengarahkan kami ke sebuah mal terbesar di daerah SCBD untuk masuk ke area parkir melewati sebuah halte terpanjang di Jakarta dan kemudian menunjukkan kode kepada pihak panitia.

“Pasti Pacific Place (PP), kan itu hanya satu-satunya mal terbesar. Kita masuk untuk parkir lewat pintu di depan halte gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) dan jangan lupa kodenya dua kali sen kiri, tiga kali sen kanan, dua kali lampu jauh, dua kali klakson, dan lampu hazard,” ujar rekan jurnalis majalah Hai Yorgi Gusman.

Memasuki tempat parkir Pacific Place dan memberikan kode kepada pihak panitia, tujuan selanjutnya adalah menuju Urban Kitchen di lantai enam untuk menikmati makan siang.

Di Urban Kitchen, kami diberi petunjuk untuk menikmati menu makanan yang groovy. Petunjuknya adalah kata kunci groovy dan pastinya akan mendapat bonus poin untuk menjadi tim yang paling groovy.

Spontan kami pun bersama rekan jurnalis lainnya dari tim Yaris yang lain menyerbu sebuah restoran masakan Jepang.

Usai menyantap menu Flying Dragon, peserta One Groovy Day (OGD) diajak ke Blitz Megaplex untuk menyaksikan film Franklyn. Sejumlah peserta OGD tampak menikmati film yang dibintangi aktor papan atas Hollywood Ryan Phillipe dan aktris cantik Eva Green meski beberapa peserta lainnya terlelap.

Para peserta pun kembali ke New Yaris masing-masing. Dua buah boks kardus besar ditempatkan di belakang Yaris. Kami pun memasukkan semua barang-barang pribadi ke dalam dua boks kardus besar yang ternyata muat di dalam bagasi Yaris yang cukup luas.

Seusai nonton, diskusi tentang film yang baru ditonton tentunya menjadi menarik dibahas di dalam mobil.

Mendengarkan musik juga pastinya telah menjadi hal yang tidak bisa lepas dari kebiasaan anak muda. TAM pun percaya diri memamerkan sistem audio Toyota Yaris J yang digunakan peserta. 2DIN audio dengan 1 CD indash dilengkapi dengan empat speaker rasanya cukup nyaman menjadi teman jalan.

Dari situ, peserta disuruh mencari CD yang ada tulisan Groovy di kawasan Blok M, Jakarta Selatan dan menebak siapa penyanyi dari 11 lagu yang huruf awalnya bila dirangkai menjadi “Yaris Groovy.“

Setelah terangkai dan dikirim ke panitia lewat SMS, peserta mendapat jawaban untuk soal terakhir menuju salah satu kafe di Kemang, Jakarta Selatan.

Usai mendapatkan sebuah CD yang berwarna kuning dan berlogo Yaris One Groovy Day, kami langsung meluncur menuju kawasan Kemang yang memang menjadi pusat kehidupan malam anak muda di kota Jakarta.

Meski hanya terjebak kemacetan sepanjang Jalan Prapanca-Kemang, mobil berdimensi 3.750mm x 1.695mm x 1.520mm ini sampai di Barcode, Kemang.

Pada pengumuman pemenang OGD, Yaris 3 pun resmi menjadi pemenangnya. Kami pun puas menikmati hari yang groovy bersama new Yaris.

GM Indonesia Terus Melaju


19/04/2009 - 09:57

GM Indonesia Terus Melaju

Augusta B Sirait

INILAH.COM, Jakarta - PT General Motors Autoworld Indonesia (GMAI) menegaskan bahwa pihaknya saat ini berada dalam keadaan yang sangat baik dan tidak terpengaruh dengan kebangkrutan perusahaan induk General Motors Corp yang berbasis di kota Detroit, Amerika Serikat (AS).

“Ada empat region yang ditetapkan, yaitu Asia-Pasific, Amerika Latin dan Middle East, Amerika Serikat dan Eropa. Nah, yang dinyatakan bangkrut itu yang di Amerika Serikat (AS),” ujar Managing Director GMAI Mukiat Sutikno di sela acara Taxi Gathering Chevrolet Lova, Jumat (17/4) di di Blitz Megaplex Grand Indonesia, Jakarta.

Mukiat menambahkan bahwa secara operasional, antara keempat region itu terpisah. “Misalnya, untuk kawasan Asia-Pasific, Indonesia termasuk di dalamnya, kontrol dikendalikan dari Shanghai Cina. Untuk produk-produk yang dipasarkan juga tak mengambil dari Amerika Serikat. Indonesia sendiri ambil produk dari Korea Selatan dan Thailand,“ ujarnya.

Mukiat menekankan bahwa pihaknya akan tetap melakukan sejumlah langkah yang dianggap perlu. Misalnya saja, dengan memperkenalkan mobil baru pada tahun ini.

GM di Indonesia akan tetap melayani pelanggan di seluruh Indonesia, tetap membangun merek Chevrolet di Indonesia, serta selalu memperluas jaringan dealer 3S di seluruh Indonesia dan terus meningkatkan kepuasan pelanggan dalam pelayanan purna jual.

Secara penjualan, GM di Indonesia sepanjang tahun 2008 telah mencatat angka pertumbuhan yang fantastis dibanding tahun yang sama sebelumnya yakni 118,41 %. Secara total sampai bulan Oktober 2008, GMAI telah berhasil membukukan penjualan sebesar 2.302 unit. GMAI berhasil membukukan angka penjualan selama setahun sebesar 1400-an unit.

Bukti lainnya yang dikedepankan oleh GMAI dalam komitmen mereka untuk eksis di industri otomotif nasional adalah ketika Presiden General Motors (GM) Asia Pacific Nick Reilly datang berkunjung ke kantor pusat dan pabrik perakitan GMAI di Pondok Ungu, Bekasi, awal tahun ini.

Nick hadir bersama Steve Carlisle President GM ASEAN untuk melihat langsung kondisi GM di Indonesia khususnya dan industri otomotif Indonesia secara umum.

Nick Reilly bersama jajarannya meninjau langsung fasilitas perakitan GM Indonesia di Pondok Ungu, Bekasi, yang sudah tidak beroperasi sejak tahun 2005. Fasilitas perakitan GM Indonesia tersebut di era tahun 1990’an hingga 2005 sempat merakit Opel Optima, Opel Vectra, Opel Blazer dan Chevrolet Blazer.

GMAI dalam keterangan resminya saat itu mengatakan bahwa pihaknya terus mengkaji dan melakukan studi seputar reaktivasi fasilitas perakitannya di Pondok Ungu. Dan terus mengeksplorasi kemungkinan untuk kembali merakit model mobil terbaru Chevrolet di Indonesia.

Padahal, perusahaan induknya, General Motors Corporation di Amerika Serikat saat ini masih di ujung tanduk.

Departemen Keuangan AS mengarahkan produsen mobil General Motors untuk memasukkan dokumen mengenai kebangkrutannya paling lambat 1 Juni mendatang.

Demikian dilaporkan oleh The New York Times edisi Minggu (12/4). GM beroperasi di bawah bantuan dana darurat dari Pemerintah AS. Tim ekonomi Obama telah mengatakan bahwa dengan adanya dana talangan tersebut, GM harus memangkas pengeluaran serta utangnya untuk terus dapat menerima bantuan pemerintah.

Gugus tugas yang ditunjuk Gedung Putih telah memberikan waktu selama 60 hari kepada GM untuk menyerahkan rencana restrukturisasi dan berupaya menentukan apakah produsen mobil itu layak dipertahankan.

The Times mengungkapkan, tujuannya adalah mempersiapkan operasi kebangkrutan dengan cepat.

Koran itu juga menyebutkan, persiapan tersebut bertujuan meyakinkan bahwa pengajuan kebangkrutan GM telah siap jika perusahaan itu tidak dapat mencapai kesepakatan dengan para pemegang obligasi dan Persatuan Pekerja Otomotif. Obligasi GM sekitar 28 miliar dollar AS.

Pertengahan November 2008, diberitakan bahwa tiga perusahaan pembuat mobil terbesar di AS, yakni General Motors, Ford, dan Chrysler, memerlukan dana talangan sebesar 25 miliar dollar AS untuk menyehatkan kembali keuangan mereka akibat deraan krisis keuangan yang melanda AS. Namun, permintaan dana talangan sebesar 25 miliar dollar AS itu terhambat karena mendapatkan tentangan keras dari Kongres AS.

Banyak kalangan yang percaya bahwa Pemerintah AS pada akhirnya akan bersedia membantu ketiga perusahaan pembuat mobil itu untuk mengatasi kesulitan keuangan yang dihadapi. Tunggu perkembangan berikutnya hanya di inilah.com


Mengenai Saya

Foto saya
unperfect man who is still searching for a word success. I use this blog to learn and to discover the real world