Otomotif
09/02/2009 - 05:59
Smart Fortwo Masuk Indonesia?
Augusta B Sirait
INILAH.COM, Jakarta - Mobil ramah lingkungan yang diharapkan bisa menjadi solusi kendaraan masa depan sudah mulai merambah ke negara-negara berkembang, seperti Thailand, India. Mungkinkah mobil ramah lingkungan ini menyusul Toyota Prius masuk ke Indonesia?
"Kami bangga memamerkan Smart Fortwo di ajang IIMS (Indonesia International Motor Show) 2008 lalu. Untuk mendatangkan Smart Fortwo tidak mudah karena butuh infrastruktur yang memadai, seperti kualitas bahan bakar dan kondisi jalanan yang sangat baik dan faktor-faktor ini yang belum bisa mendukung mobil ini melaju di jalanan Indonesia," ujar Presiden Direktur PT Mercedes Benz Indonesia (MBI) Rudi Borgenheimer di acara Annual Press Conference MBI, Jumat (6/2), di Hotel Kempinski, Jakarta.
Rudi menambahkan akan dengan senang hati akan memasukkan Smart Fortwo jika kualitas bahan bakar dan kondisi jalan raya di Indonesia menjadi lebih baik. "Kalau ditanya kapan, mungkin tahun 2012 asal semua faktor-faktor tersebut terpenuhi," ungkapnya.
Smart Fortwo adalah kendaraan dengan kadar emisi CO2 terendah di seluruh dunia dan design dengan kesan mewah dan futuristik.
Smart Fortwo pertama kali diperkenalkan ke publik dunia di ajang pameran otomotif dunia Paris Motor Show (PMS) pada tahun 1998. Saat itu Smart Fortwo tersedia dalam tiga varian mesin, yaitu 0.6L turbo (bensin), 0.7 turbo (bensin), dan 0.8L turbo (diesel).
Mobil ramah lingkungan ini dinobatkan sebagai mobil teririt di dunia. Mobil berdimensi 2.500 x 1.510 x 1500 mm ini mengkonsumsi 3,3 liter untuk jarak 100 km.
Dengan kadar emisi hanya 116 g / km dan konsumsi bahan bakar yang irit atau kurang dari 1 liter / 20 km dan bentuk tubuh yang mungil, mobil ini seakan menjawab kebutuhan masyarakat dunia khususnya masyarakat di negara-negara yang tingkat kadar polusinya sangat tinggi, kemacetan dan naiknya harga bahan bakar.
Seiring dengan waktu, generasi kedua Smart Fortwo muncul tahun 2006. Kali ini Smart Fortwo berhasil diciptakan dengan mesin 1.0L dan hanya menghabiskan 3,4 liter untuk jarak 100 km dengan rekomendasi bensin dengan tingkat oktan 91. Bahkan saat ini Smart Fortwo sudah ada yang mengguakan tenaga listrik.
Pada bulan Mei 2008 Smart ForTwo meraih rating tertinggi dalam uji benturan yang dilakukan Insurance Institute for Highway Safety (IIHS) Amerika Serikat.
Mobil dengan panjang 2,4 meter tersebut mendapat rating tertinggi untuk uji benturan depan dan samping. Ini sekaligus menjawab kekhawatiran konsumen bahwa mobil berdimensi kecil rentan menimbulkan dampak fatal jika terjadi kecelakaan.
Hasil uji benturan yang diumumkan Rabu lalu mengungkapkan, Smart ForTwo mengungguli mobil-mobil yang memiliki panjang dan bobot yang sama. Pihak IIHS menyatakan, hasil ini tidak bisa dibandingkan dengan mobil yang memiliki bobot di atas Smart ForTwo. Namun bukan berarti ForTwo lebih aman jika dibanding mobil dengan dimensi dan bobot di atasnya.
Presiden IIHS Adrian Lund mengatakan, mobil kecil menguntungkan digunakan di area perkotaan yang padat, sehingga kecil kemungkinan mobil ini mengalami kecelakaan dalam kecepatan tinggi.
"Kami hanya ingin memastikan bahwa mobil kecil juga aman digunakan," tegas Lund.
Pada uji benturan depan, mobil berbobot 817 kg ini, dipacu pada kecepatan 64 km/jam kemudian ditabrakan pada benda solid. Sementara untuk uji benturan samping, ForTwo ditabrak oleh mobil SUV yang melaju pada kecepatan 50 km/jam.
Sedang untuk benturan belakang, ForTwo hanya mendapat rating kedua dari tertinggi atau acceptable.
Smart Fortwo yang dibanderol mulai US$ 12.000 atau sekitar Rp 120 jutaan ini sudah menjadi bagian dari gaya hidup selebriti Hollywood. Penyanyi kondang Robbie Williams dan bintang film Kill Bill Darryl adalah contoh selebriti Hollywood yang bangga dengan mobil irit dan ramah lingkungan ini.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar